Penyebab Transistor Panas dan Cara Mengatasinya


Transistor merupakan salah satu jenis komponen elektronika yang sering diaplikasikan di berbagai macam jenis rangkaian. Buat anda yang belum tahu, transistor adalah komponen elektronika yang memiliki banyak fungsi mulai dari saklar, penguat arus, hingga modulasi sinyal.

Komponen transistor kerap digunakan di berbagai jenis rangkaian elektronika termasuk rangkaian amplifier. Pada saat bekerja, transistor menerima arus listrik dalam jumlah banyak sehingga suhu menjadi naik turun. Pada kondisi tertentu, sebuah transistor bisa sangat panas. Akan tetapi panas maksimal yang mampu diterima oleh transistor mencapai 70 derajat celcius.

Di atas nilai tersebut, transistor akan jebol dan rusak. Tentunya anda semua penasaran sebenarnya apa yang menyebabkan transistor bisa sangat panas hingga terbakar. Nah, pada kesempatan yang bagus ini belajarelektronika.net akan berbagi info singkat mengenai penyebab transistor panas dan bagaimana cara mengatasinya.

Penyebab Transistor Panas

Perlu anda tahu bahwa hampir semua transistor akan panas saat bekerja, termasuk transistor horizontal dan transistor final pada amplifier. Hal tersebut tidak menjadi masalah asal panasnya tidak berlebihan. Namun jika panas transistor sangat tinggi, bisa menyebabkan transistor rusak.

Berikut beberapa hal yang mungkin bisa menyebabkan sebuah transistor rusak.
Body power pada transistor short dengan aluminium pendinginnya
Arus base yang diterima transistor terlalu besar
Beban tidak sesuai dengan yang seharusnya atau daya beban terlalu besar

Tegangan power yang diberikan terlalu besar
dll.

Jadi ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan transistor terlalu panas. Resistor yang rusak dan nilainya berubah juga bisa menyebabkan transistor rusak karena arus dan tegangan yang diterima oleh transistor terlalu besar (tidak sesuai dengan yang seharusnya). Jadi, anda harus bisa melakukan identifikasi jika transistor yang anda gunakan panas.

Cara Mengatasi Transistor Panas

Setelah mengetahui penyebab transistor panas, anda bisa langsung memperbaikinya. Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk menjaga suhu transistor agar tetap dingin alias tidak terlalu panas. Berikut beberapa tips bagaimana cara memperbaiki atau mengatasi transistor yang suhunya terlalu panas.
Pasang plat pendingin pada body transistor
Pasang plat rusuk pada transistor
Hubungkan kaki emitor ke kondensator simpang



Pemasangan plat pendingin pada body transistor akan membuat panas mengalir dari body transistor menuju ke plat pendingin. Biasanya bahan plat yang digunakan berupa alumunium yang bersifat mampu menerima panas. Sedangkan pemasangan plat rusuk pada transistor berfungsi untuk membuang panasnya.

Teknik Elektronika dan Radio Komunikasi

Iklan feed