Rangkaian Elektronika Amplifier


Amplifier adalah rangkaian elektronika yang digunakan untuk memperkuat daya atau tenaga secara umum. Dalam hal audio, amplifier dapat memperkuat sinyal suara dalam bentuk analog dari sumber suara, yaitu memperkuat sinyal arus (I) dan tegangan (V) listrik berbentuk sinyal AC dari inputnya menjadi arus listrik AC dan tegangan dan daya yang lebih besar pada bagian outputnya.

Pada umumnya, dikenal empat jenis amplifier, yakni amplifier OT atau Output Transformer, amplifier OTL atau Output Transformer Less, amplifier OCL atau Output Capasitor Less, dan amplifier BTL atau Bridge Trasformer Less. Masing-masing jenis amplifier tersebut memiliki karakteristik yang berbeda satu ama lain.

Untuk penjelasan mengenai jenis-jenis amplifier tersebut mungkin akan dibahas pada artikel lainnya yang nantinya akan ditulis oleh Tim kami. Jadi pantau terus web ini untuk mendapatkan informasi terbaru seputar amplifier. Anda juga bisa membaca informasi lainnya mengenai rangkaian elektronika lampu LED.

Oke, kembali ke topik awal. Pada kesempatan kali ini kita akan mengajak anda semua untuk melihat informasi lebih lanjut mengenai rangkaian elektronika amplifier. Buat anda yang ingin mencoba membuat rangkaian elektronika amplifier, bisa lihat dulu informasi lengkapnya berikut ini.

1. Rangkaian Amplifier OCL 150 Watt


Rangkaian amplifier OCL 150 Watt ini merupakan rangkaian amplifier yang cukup sederhana. Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa amplifier OCL merupakan amplifier yang tidak menggunakan kapasitor kopling pada outputnya sebagai filter atau pengaman speaker.

2. Rangkaian Amplifier 5000 Watt


Rangkaian amplifier 5000 Watt merupakan rangkaian amplifier berdaya tinggi yang terbilang rumit. Tagangan supply yang diperlukan oleh amplifier ini adalah 130 VDC yang diambil dari tegangan AC 220V/240 V.

3. Rangkaian Amplifier Mini OCL Watt


Rangkaian amplifier mini 18Buat merupakan salah satu jenis rangkaian amplifier yang sangat sederhana. Rangkaian ini hanya memerlukan beberapa komponen dasar seperti resistor, kapasitor, IC, transistor, dan transformator. IC yang digunakan adalah IC jenis TLE2141C.

Mungkin dari penjelasan rangkaian elektronika amplifier tadi masih ada yang belum jelas, silahkan ditanyakan. Sekian artikel yang bisa kami sampaikan. Semoga dapat memberikan manfaat bagi pembaca, khususnya pembaca setia belajarelektronika.net. Sampai jumpa, dan baca juga artikel menarik lainnya mengenai aneka rangkaian elektronika sederhana.
You may like
  

Teknik Elektronika dan Radio Komunikasi

Iklan feed

Populer

Cara Mengukur Trafo dengan Multitester Analog / Digital

Rangkaian Lampu TL Tanpa Trafo Ballast

Apa Itu Ballast Lampu, Fungsi dan Tipenya